//
you're reading...
Resensi Buku

Clockwork or All Wound Up

Judul: Clockwork or All Wound Up (Si Pembuat Jam)

Penulis: Philip Pullman

Alih Bahasa: Dini Pandia

Kategori: Fiksi Fantasi- Novel Anak Terjemahan

Tebal: 112 hal; 20 cm

Harga: Rp. 17.750,-

ISBN-10: 979-22-0977-8

Cetakan: ke I, November 2007

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Setelah menyelesaikan masa belajarnya, setiap murid pembuat jam di Glockenheim diwajibkan membuat patung baru untuk jam raksasa kota itu. Karl adalah murid dari pembuat jam sebelumnya yaitu Herr Ringelmann. Karl sangat khawatir karena dia belum membuat patung sama sekali.

Di tengah kekhawatirannya Karl bertemu dengan Fritz, penulis muda yang selalu punya kisah-kisah menarik. Hebatnya kisah itu sangat nyata dan ternyata tidak berada jauh dari kehidupannya. Satu per satu tokoh di dalam cerita Fritz muncul di kehidupannya. Dr. Kalmenius salah satu tokoh di ceritanya muncul begitu saja ke dalam kedai kopi saat semua orang mendengarkan cerita dari Fritz.

Fritz lari ketakutan begitu juga dengan semua orang di kedai kopi kecuali Karl. Saat itulah Dr. Kalmenius memberikan solusi untuk Karl, dia memberikan memberikan sebuah patung untuk Karl. Patung yang sangat berbahaya, apabila ada seseorang mengucapkan kata “iblis” maka patung itu akan membunuh orang tersebut.

Selagi Karl mempersiapkan untuk hasil karyanya besok, dia meninggalkan patung iblis itu. Datang lah Gretl, anak perempuan kedai untuk menghangatkan badan. Gretl tidak sengaja mengucapkan kata “iblis” sehingga patung itu bergerak untuk segera menumpas lehernya. Namun, sebelum pedang patung itu sempat menancap di leher Gretl, seorang anak laki-laki (Pangeran Florian) membuka pintu kedai dan menyanyikan lagu berjudul The Flowers of Lapland sehingga patung itu berhenti. Gretl melihat wajah Florian sangat pucat dan Florian tidak mampu mengeluarkan kata-kata kecuali nyanyian itu. Gretl pun langsung berlari untuk menemui Fritz supaya melanjutkan ceritanya.

Sekembalinya Karl dari menara jam, dia melihat pangeran Florian yang kaku mirip patung dan memunculkan suara indah. Dia mengira Florian patung yang ditinggalkan Dr. Kalmenius untuknya. Sifatnya yang pendiam dan baik pun berubah menjadi serakah. Dia menginginkan patung (pangeran Florian) yang menempel di menara jam, bukan patung iblis itu. Karl pun memasang Florian di menara jam, dia tidak peduli meski Florian memohon-mohon padanya.

Gretl pun kembali tanpa hasil dan tidak mendapati pangeran Florian di kedainya. Dia pun berlari ke menara jam dan mendapati pangeran Florian meringkuk di salah satu kotak menara jam. Gretl tidur di sampingnya dan menyelimutinya. Mereka tertidur sampai keesok harinya semua orang di Glockenheim melihat hasil karya agung Karl. Betapa kagetnya mereka melihat dua bocah kecil berada di atas sana melambai ke arah mereka.

Cover: Kovernya cukup mewakili isi novel, meski agak kurang menarik untuk anak-anak.

Pesan: Cerita ini mengandung pesan agar kita tidak serakah dengan apa yang sudah kita dapatkan. Cerita juga mengajarkan pada kita untuk mendengarkan baik-baik pesan orang lain kepada kita. Kita harus menjaga dan memelihara hati orang-orang di sekitar kita dengan hati kita. Karya Philip Pullman memang sangat cerdas! 🙂

Berikut salah satu kutipan cerita Clockwork or All Wound Up,

Dan jika Gretl tahu lebih banyak dari orang lain, dia tidak pernah mengatakannya. Dia telah memberikan hatinya kepada sang pangeran, juga menjaganya, sehingga sang pangeran dari mesin jam menjadi manusia. Maka mereka berdua  hidup bahagia selamanya; dan begitulah cara kisah mereka menyatu.

 

 

Advertisements

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: